PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP PERUSAHAAN UNILEVER
1. Pengertian Sistem
Sistem adalah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau
subsistem yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara cara
tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksakan suatu fungsi guna
mencapai suatu tujuan.
2. Pengertian Informasi
Informasi adalah hasil pengolahan data sehingga menjadi
bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam
mengambil keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu
juga, atau secara tidak langsung pada saat mendatang.
3. Pengertian Sistem
Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan kumpulan
subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama membentuk satu
kesatuan, saling berinteraksi untuk melakukan fungsi pengolahan data yaitu
menerima masukan (input) berupa data kemudian mengolah (proses) dan
menghasilkan keluaran output berupa informasi sebagai dasar untuk mengambil
keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya
pada saat itu maupun dimasa mendatang untuk mendukung kegiatan operasional,
manajerial dan strategis organisasional dengan memanfaatkan berbagai sumber
daya guna mencapai suatu tujuan.
4. Contoh SIM dalam
Perusahaan
Perusahaan yang akan saya analisis adalah PT Unilever Tbk.
PT Unilever adalah perusahaan yang bergerak pada bidang
produksi sabun, detergen, margarine, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari
susu, es cream, dan teh, serta produk kosmetik.
Prinsip Bisnis PT Unilever merupakan standar perilaku bagi
seluruh karyawan Unilever di seluruh dunia.
PT Unilever mempunyai komitmen untuk terus menerus
memperbaiki cara kerja untuk mencapai tujuan jangka panjang dalam pengembangan
usaha yang berwawasan lingkungan. Komitmen ini mengacu pada kemitraan dengan
para pengambil keputusan, masalah tantangan sosial dan lingkungan serta
pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Sistem Teknologi Informasi yang dipakai oleh PT Unilever
PT Unilever menggunakan strategi Komunikasi Pasar Terpadu
atau Integrated Marketing Communication (IMC). Strategi ini berupaya untuk
memadukan dan mengkoordinasikan semua saluran komunikasi untuk menyampaikan
pesan secara jelas, konsisten, dan berpengaruh kuat terhadap perusahaan dan
produknya.
IMC adalah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang
memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran
strategis dari berbagai disiplin komunikasi, contohnya periklanan umum, respon
langsun, sales promotion, dan Public Relations.
IMC dalam arti yang sederhana adalah proses dari pengelolaan
customer relationships atau hubungan pelanggan yang menggerakkan brand value.
IMC dalam arti yang spesifik adalah proses yang mempunyai
fungsi bersilang dalam menciptakan dan memelihara hubungan yang menguntungkan
antara customer/pelanggan dan stakeholder lain dengan mengontrol dan
mempengaruhi secara strategis semua pesan yang terkirim kepada kelompok ini
serta menggerakkan dialog dengan maksud tertentu kepada mereka.
Prinsip dasar dari IMC sendiri adalah komunikasi. IMC
berusaha memaksimalkan pesan positif dan meminimalkan pesan negative dari suatu
produk dengan sasaran menciptakan dan menyokong hubungan antar produk. IMC juga
mempunyai hubungan jangka panjang yaitu membangun dan memperkuat produk itu
sendiri. Hubungan antar produk yang positif akan menghasilkan laba dan
meningkatkan nilai dari pemegang saham perusahaan tersebut.
Ada 2 ide pokok mengenai IMC itu sendiri. Yaitu :
· Komunikasi
pemasaran yang bersifat one-voice
· Komunikasi
yang berintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan pencitraan produk yang
baik, namun juga harus dapat menimbulkan hasil penjualan yang baik.
Konsep Dasar Pengembangan Berbagai Program IMC
· Direct
Marketing
Salah satu fungsi IMC yang terdiri dari front end dan back
end operations. Front end sendiri mencakup penawaran khusus, garansi, database
customer, dan respon kepada customer, sedangkan back end yaitu mempertemukan
harapan customer dengan product.
· Sales
Promotion
Digunakan untuk memotivasi customer agar melakukan aksi
dengan membeli produk yang dipicu dengan adanya penawaran produk dalam jangka
waktu terbatas. Unilever sudah terbukti melakukan cara ini untuk menigkatkan
omset penjualan.
· Public
Relations
PR dalam IMC ini bertugas untuk menampung opini public dan
bertugas memanage corporate brand dan menjaga reputasinya.
· Personal
Selling
Adalah komunikasi 2 arah dimana seorang penjual menjelaskan
fitur dari suatu produk untuk kepentingan priibadi. Dalam hal ini dilibatkan
komunikasi yang sifatnya tatap muka dan fokus kepada pemecahan masalah dan
penciptaan nilai produk bagi customer.
· Advertising
Suatu bentuk dari presentasi non personal dan promosi dari
suatu ide, barang atau jasa yang tidak gratis dan dilakukan untuk sponsor yang
teridentiikasi. Dalam hal ini PT Unilever sangat memperhatikan karena akan
membantu perusahaan dalam pembentukan brand image, atau gambaran produk.
· Publicity
Salah satu jasa yang disediakan oleh Public Relations Firm
maupun Advertising Agency untuk membantu menangkap perhatian publik dan
membedakan tiap-tiap perusahaan tersebut dari perusahaan-perusahaan lain yang
menjadi saingannya.
· Events
/ Sponsorship
Event marketing adalah situasi yang signifikan atau
peristiwa promosional yang mempunyai fokus utama untuk menangkap perhatian dan
melibatkan customer dalam event tersebut.
Sponsorship adalah dukungan finansial kepada suatu
organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek
dan suatu hubungan. Sponsorship dapat membedakan sekaligus meningkatkan nilai
suatu merek.
Unilever sering sekali menjadi sponsor pada sebuah acara
karena perusahaan telah memperhitungkan dengan matang keuntungan yang akan
diperoleh. Dengan menjadi sponsor pada salah satu acara maka unilever dapat
menyampaikan pesan dari produk yang akan dipromosikan dan meningkatkan brand
awareness.
· Interactive
Marketing
Interactive marketing disini lebih tertuju kepada bagaimana
suatu perusahaan mampu atau tidak berkomunikasi dengan customer-nya atau mampu
memberikan solusi yang baik, yang terkait dengan penggunaan produk. Dalam hal
ini interactive marketing juga terkait dengan customer relationship management.
5. Kesimpulan
PT Unilever mampu mempertahankan eksistensinya dalam
persaingan dunia bisnis yang sangat pesat ini. Unilever mampu bersaing dengan
para pesaing-pesaing yang mungkin masih terhitung sebagai perusahaan baru jika
dibandingkan dengan Unilever. Unilever semakin tahun mampu menciptakan
produk-produk baru yang menawarkan banyak kelebihan dengan harga yang dapat
dijangkau.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa IMC sangat bermanfaat
bagi organisasi atau perusahaan. Manfaatnya adalah :
· Membentuk
identitas merek yang kuat di pasar dengan mengikat bersama dan memperkuat semua
citra dan pesan komunikasi perusahaan.
· Mengkoordinasikan
semua pesan, positioning dan citra, serta identitas perusahaan melalui semua
bentuk komunikasi pemasaran
· Adanya
hubungan yang lebih erat antara perusahaan (melalui produk/jasanya) dengan para
konsumennya.
· Solusi
IMC menuntut untuk memahami pentingnya semua titik-titik kontak di mana
pelanggan mungkin medadak menjumpai perusahaan tertentu, produk dan mereknya.
· IMC
harus bisa menghasilkan konsistensi komunikasi yang lebih baik dan dampak
penjualan yang lebih besar.
· IMC
menempatkan tanggung jawab ditangan seseorang untuk menyatukan citra
perusahaan, karena citra perusahaan ini dibentuk oleh ribuan aktivitas
perusahaan.
Komentar
Posting Komentar