EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA


•           Sifat keanggotaannya sukarela dan terbuka untuk setiap WNI

       Koperasi Teratai Mandiri sudah menjalankan prinsip ini karena bisa kita lihat dari anggota koperasi yang berwarganegarakan Indonesia khususnya untuk anggota POLRI dan masyarakat sekitar koperasi

•         Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pencerminan   demokrasi dalam koperasi.

          Koperasi Teratai Mandiri sangat menggunakan prinsip ini dikarenakan bisa dilihat dari pembagian SHU koperasi ini menggunakan jalur rapat anggota untuk menentukan pembagian SHU untuk masing-masing anggota. Rapat anggota juga digunakan untuk bermusyawarah membahas mengenai kelangsungan koperasi, memilih mengangkat dan memberhentikan pengurus dan pengawas koperasi dan menetapkan keputusan yang akan diambil guna mengingkatkan kinerja Koperasi Teratai Mandiri.

•          Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota

           Sebagaimana yang telah saya jelaskan diatas bahwa Koperasi Teratai Mandiri membagi hasil SHU dengan cara rapat anggota untuk menentukan besaran SHU yang diterima sesuai dengan jasa masing-masing anggota.

•          Adanya pembatasan bunga atas modal

      Awal modal berasal dari uang intensif para anggota yang di sumbangkan dengan kesepakatan bersama sedangkan Simpanan pokok pada awal pendirian sebesar Rp 25000. Lalu simpanan wajib yang dibayarkan tiap bulan sebesar Rp 5000. Namun sekarang ini modalnya bukan hanya dari anggota saja,tetapi juga sudah dari perbankan. Pinjaman modal dari perbankan ini bisa sampai 78-100Miliar,yang di utamakan untuk mendukung unit simpan pinjam dan unit Jasa.

          Untuk unit  Simpan Pinjam Sendiri Koperasi Teratai Mandiri telah bekerja sama dengan beberapa Bank mengenai permodalan

Bank Mandiri  :  Rp 4.000.000.000
Bank BNI       :  Rp 25.000.000.000
Bank BSM      :  Rp 23.400.000.000
Bank BJBS     :  Rp 10.000.000.000

•          Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka

          Usaha dan Ketatalaksanaannya Koperasi Teratai Mandiri sifatnya terbuka yang dimana bisa kita lihat dati usaha yang dilakukan oleh Koperasi Teratai Mandiri yaitu, usaha simpan pinjam, menjual bahan-bahan pokok, membuka usaha kantin brimob, menyediakan perlengkapan Polri dan TNI.
•        Swadaya, swakarya, dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri.

         Koperasi Teratai Mandiri juga sudah mengusung prinsip ini. Bahwa dengan swadaya, swakarya dan swasembada adalah cerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri.

       Dan menurut analisis saya Koperasi Teratai Mandiri sudah mencakup dari Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 12 tahun 1967.

Permodalan Koperasi

Adapun permodalan Koperasi Teratai Mandiri, yaitu :

Awal modal berasl dari uang intensif para anggota yang di sumbangkan dengan kesepakatan bersama sedangkan Simpanan pokok pada awal pendirian sebesar Rp 25000. Lalu simpanan wajib yang dibayarkan tiap bulan sebesar Rp 5000. Namun sekarang ini modalnya bukan hanya dari anggota saja,tetapi juga sudah dari perbankan. Pinjaman modal dari perbankan ini bisa sampai 78-100Miliar,yang di utamakan untuk mendukung unit simpan pinjam dan unit Jasa.

Untuk unit  Simpan Pinjam Sendiri Koperasi Teratai Mandiri telah bekerja sama dengan beberapa Bank mengenai permodalan

Bank Mandiri  :  Rp 4.000.000.000
Bank BNI       :  Rp 25.000.000.000
Bank BSM      :  Rp 23.400.000.000
Bank BJBS     :  Rp 10.000.000.000

4.      Sisa Hasil Usaha Koperasi

Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.

SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.

Pembagian Sisa Hasil Usaha Koperasi Teratai Mandiri :

Sisa hasil usaha dibagikan setiap tahun dengan presentase pembagian 15% untuk anggota, dan dilakukan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing anggota


Kiat-Kiat Kesuksesan Koperasi Teratai Mandiri

Dalam menuju Kesuksesan Koperasi Teratai Mandiri memiliki kiat-kiat khusus, yaitu diantaranya :
•         Kepengurusan
•         Administrasi dan Managerial
•         Keterbukaan
•         Kerjasama antara Pengurus dan Anggota
•         Dukungan Dari Instansi Terkait

Melalui kiat-kiat kesuksesan Koperasi Teratai Mandiri diatas tidak dipungkiri bahwa Koperasi Teratai Mandiri menjadi salah satu koperasi terbaik di Indonesia dan menjadi koperasi terbaik di Depok, hal ini dapat dilihat dari berbagai macam prestasi yang diraih oleh Koperasi Teratai Mandiri diantaranya :

•         Klasifikasi A Koperasi Tingkat Depok 2006.
•         Klasifikasi A Depokin Kota Depok 2008.
•         Klasifikasi Bintang 3 Bakop Jawa Barat 2009.
•         Klasifikasi Baik Kota Depok 2010.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

WAWASAN NUSANTARA

Kisah Pengusaha Sukses

Ilustrasi Usaha Kuadran BCG