Softskill : Ilmu Alamiah Dasar Lingkungan dan Manajemen


Ä  Sistem Manajemen dan Lingkungan
Sistem Manajemen Lingkungan merupakan bagian integral(tidak terpisahkan) dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan yang terdiri dari satu set pengaturan-pengaturan secara sistematis yang meliputi struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses, serta sumberdaya dalam upaya mewujudkan kebijakan lingkungan yang telah digariskan oleh perusahaan.
Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan performasi lingkungan yang baik, melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan, produk dan jasa. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen, serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah. 

·         Tujuan Sistem Manajemen Lingkungan
1)    Meningkatkan kondisi kerja yang produktif
2)   Mengintegrasikan pengelolaan bisnis dan lingkungan
3)   Mengurangi dampak kerusakan lingkungan
4)   Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sehingga dapat membangun manusia seutuhnya.
5)   Mewujudkan manusia sebagai bagian lingkungan hidup dan tidak akan dapat dipisahkan.
6)   Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana dan diolah secara optimal semata demi kesejahteraan masyarakat.
7)   Melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk generasi yang akan datang.

·         Sistem Manajemen Lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama :
1)    Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian, penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan.
2)   Implementasi : mencakup struktur organisasi, wewenang dan tanggung jawab, training, komunikasi, dokumentasi, kontrol dan tanggap darurat.
3)   Pemeriksaan reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan, pengukuran dan audit.
4)   Kajian manajemen : kajian tentang kesesuaian daan efektivitas sistem untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi diluar organisasi (Bratasida, 1996).

Ä Hubungan Ilmu Alamiah Dasar dengan Manajemen
Didalam manajemen, Ilmu Alamaih Dasar sangat berperan penting dalam kelancaran manejemen tersebut. Sebagaimana dijelaskan bahwa Ilmu Alamiah Dasar adalah kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi. Dizaman era globalisasi banyak perusahaan yang telah menjalankan menejemennya dengan teknologi yang cukup canggih. Karena itulah IAD sangat dibutuhkan. Ilmu Alamiah Dasar juga merupakan Disiplin Ilmu yang bersifat relatif dan dapat berubah sesuai kemajuan peradaban manusia. Maka dari itu manajemen lingkungan hidup atau manajemen lainnya perlu mempelajari Ilmu Alamiah Dasar karena dapat membantu mengembangkan kemajuan peradaban manusia melalui pemahaman ilmu dasar tentang lingkungan hidup.

Ä Seberapa Penting mempelajari Ilmu Alamiah Dasar
Pentingnya mempelajari Ilmu Alamiah Dasar , menurut saya sangat penting .Karena dengan mengetahui perihal tentang ilmu alamih dasar tentu saja kita akan memiliki pengetahuan lebih mudah untuk memahami tentang ilmu alam.Dengan mengetahui ilmu alam sama dengan kita mengenali alam sekitar, maka kita akan lebih menghargai dan menjaga alam.
Kita sebagai mahasiswa agar memiliki pandangan yang lebih luas dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), mampu mendekati persoalan tentang pengetahuan alam dengan penalaran yang lebih bersifat komprehensif, memperoleh dan memahami pengetahuan yang ada dan termasuk ke dalam bidang Pengetahuan Alam dan Teknologi

Ä  Keterkaitan Ilmu Alamiah Dasar  dengan Manajemen Keuangan
Ilmu alamiah dasar (IAD) adalah ilmu dasar yang sangat penting untuk berbagai bidang ilmu,sama hal nya dengan ilmu manajemen. Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan,penganggaran,pemeriksaan,pengelolaan, pengendalian,pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan  sedangkan ilmu alamiah dasar adalah ilmu yang mengkaji tentang gejala-gejala alam semesta,termasuk di muka bumi ini sehingga terbentuk konsep dan prinsip . Jadi sessungguhnya IAD adalah dasar dari segala sumber ilmu. Manajemen membutuhkan konsep dan prinsip agar dapat memanage sesuatu dengan baik. Hubungan IAD dengan manajemen keuangan sangat erat
·         Contoh real :
Proses bayi tabung.  Untuk melakukan proses bayi tabung, diperlukan biaya yang tidak murah. Kita harus bisa mengatur pengeluaran biaya yang akan digunakan untuk melakukan proses bayi tabung, dengan cara kita dapat memprediksikan berapa jumlah uang yang akan digunakan. Kita dapat membuat rincian biaya pengeluaran tentunya harus disesuaikan dengan situasi dan keadaan financialnya. Dengan begitu kita dapat mengatur pengeluaran biaya yang akan dibayarkan. Jika tidak membuat rincian biaya tersebut maka, keuangan kita akan menurun drastis dalam kurun waktu yang cepat

Selesai J



Komentar

Postingan populer dari blog ini

WAWASAN NUSANTARA

Kisah Pengusaha Sukses

Ilustrasi Usaha Kuadran BCG