Softskill : Artikel


 ·       Manusia, Gadget dan Lingkungan

Gadget memang erat dengan kehidupan sehari-hari. Gadget sekarang sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa lepas dari aktivitas kita sehari-hari. Hampir semua aspek kehidupan, khususnya di kota besar, menggunakan gadget sebagai mediumnya. Contohnya untuk urusan pekerjaan atau untuk memenuhi kebutuhan bersosial. Pesatnya perkembangan teknologi saat ini, memacu manusia untuk terus mengembangkan teknologi smartphone.
Kegunaan gadget di kehidupan sehari-hari sebenarnya relatif karena, penggunaan gadget sendiri tergantung kepada orang yang memakainya. Kegunaan gadget secara pandangan umum dan penggunaan yang semestinya dapat di bagi dalam beberapa segi pandangan yaitu:

1.     Segi Komunikasi
Dengan adanya gadget, komunikasi semakin lancar. Kita bisa tepat berkomunikasi tanpa harus memperhitungkan jarak dan tempat kita tinggal. Kita bisa berkomunikasi tanpa terikat tempat, karena jika kita berkomunikasi melalui gadget kita maka akan lebih praktis dan efisien, baik dari segi pemakaian ataupun dari segi cara kita membawa alat komunikasi tersebut.

2.    Segi Sosial
Kita bisa memperbanyak teman lewat gadget dengan cepat dan mudah. Kita bisa berbagi kabar dengan teman dan kerabat kita yang berada di dalam negri maupun di luar negri tanpa harus menunggu waktu terlalu lama. Dengan adanya gadget, kita tidak perlu lama-lama mengirimkan informasi, jika ada yang cepat untuk apa kita memilih cara yang lama. Dengan adanya gadget, kita tidak perlu menggunakan jasa pos yang dinilai sangat lamban.

3.    Segi Pendidikan
Bagi kita yang kebetulan berada dalam ruang lingkup pendidikan, kita tidak perlu pusing untuk menambah ilmu pengetahuan. Dengan gadget, kita bisa menambah ilmu pengetahuan dengan mudah.

Ø  Smartphone dan tablet merupakan gadget yang paling diminati dan banyak digunakan orang-orang pada saat ini.Pengguna smartphone ataupun tablet bukan hanya orang dewasa saja, melainkan anak kecil pun sudah banyak yang menggunakannya.

Berikut adalah perbandingan perilaku manusia antara sebelum mewabahnya gadget dan sesudahnya:

Sebelum
Sesudah
1. Orang-orang berdoa terlebih dulu sebelum makan

2. Semua orang jalannya tegak serta memperhatikan lingkungan sekitar

3. Ketika di cafe, pesan makanan/minuman terlebih dahulu, lalu ngobrol



4. Saling menyapa, mengobrol walaupun tidak kenal ketika sedang mengantri di tempat umum.
1. Orang-orang foto sebelum makan, kemudian di upload

2. Kebanyakan orang sekarang berjalan menunduk, karena melihatgadget-nya

3. Ketika di cafe, mencari colokan listrik & konek WiFi,kemudian pesan makanan/minuman, dan lanjut bermain gadget.

4. Mengantri dengan bermain gadget

Ø  Manfaat dari penggunaan gadget :

1. Memperlancar Komunikasi
    Paling masuk akal dari manfaat sebuah gadget ada mempermudah atau memperlancar komunikasi, memang tujuan utama dari gadget ini adalah untuk memperlancar komunikasi dengan seseorang yang tidak berada di dekatnya sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama yang untuk menyampaikan pesan 


 2. Mengakses Informasi
Informasi tersebut bisa mempermudah anda untuk melakukan suatu aktivitas. Jika sebagai mahasiswa informasi tersebut bisa berupa update berita tentang program-program kampus dan perkembangannya.

3. Wawasan Bertambah

    Wawasan yang bertambah merupakan manfaat gadget dari gabungan komunikasi lancar dan mudahnya informasi yang didapat..

4. Hiburan
    Bukan rahasia lagi bahwa gadget juga bermanfaat untuk menghilangkan kepenatan anda melalui hiburan yang ditawarkan. Hiburan tersebut dapat berupa musik, permainan, video dan perangkat lunak multimedia yang lainnya.

5. Gaya Hidup
    Memiliki gadget terkadang bisa menjadi sebuah gaya hidup, karena terkadang seseorang memanfaatkan gadget ini hanya untuk memperkuat kepercayaan dirinya atau status sosialnya. Sisi lainnya supaya tidak ketinggalan trend terkini.

Selain dari manfaat yg ditimbulkan gadget,seharusnya sudah kita sadari gadget juga banyak menimbulkan dampak negative untuk kita sendiri .

Ø 1 Dampak negatif bagi kesehatan fisik

1.     Penglihatan menjadi terganggu
Dalam dunia kedokteran di kenal istilah Computer Vision Syndrome/CVS yang merupakan gejala (sindrom) yang di akibatkan karena sering melihat layar, dalam hal ini termasuk layar smartphone. Gejala-gejala akibat CVS :
-      Mata kering/Dry Eyes. Normalnya mata kita akan berkedip 16-20 kali permenit, akan tetapi saat melihat layar handphone mata kita hanya berkedip 6-8 kali permenit. Bisa kita bayangkan mata kita kan menjadi kering bila dalam semenit hanya berkedip selama 6 kali.

2.    Sakit kepala
 Ini di akibatkan karena posisi leher yang salah dan tegang pada mata yang memicu timbulnya sakit kepala karena seringnya melihat layar handphone.

3.    Pandangan kabur (Blurry Vision)
 Hal ini akibat dari tegangnya otot mata yang tidak mampu fokus lagi pada jarak yang berbeda. Bisa mengakibatkan terjadinya rabun jauh. Seringnya melihat layar pada waktu yang lama dapat meregangkan otot mata yang mana didesain untuk fokus secara alami pada jarak 20 kaki

4.    Timbulnya gangguan pendengaran akibat terlalu lama meggunakan speaker
Pengguna yang rata-rata menggunakan 10 menit atau lebih dalam sehari dapat meningkatakan resiko mendapatkan gangguan pendengaran.

5.    Kelainan postur tubuh
Biasanya gangguan arthritis serta penyakit degeneratif lainyya banyak di temui pada usia 40-50 tahun. Akan tetapi kini di temukan juga pada pengguna smartphone berusia muda akibat postur tubuh yang salah.

Menurut saya, pada zaman gadget saat ini sangat amat mempengaruhi pengembangan proses tumbuh anak-anak yg kurangnya dari perhatian orangtua terhadap anak-anaknya yg menggunakan gadget, sehingga banyak kasus yg terjadi pada anak-anak usia dini yg membuat kita sangat prihatin. Dari berita terbaru yg saya lihat sungguh sangat memprihatinkan remaja saat ini adanya smartphone, berikut kasusnya :

BANDUNG - Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Ahmad Nugraha, menyatakan prihatin atas kasus pembunuhan yang menimpa Prisilia Dina Ekawati Putri (15). Prisilia dibunuh oleh mantan pacarnya berinisial SF (12) menggunakan palu pada Senin 31 Agustus 2015.
“Ini adalah kejadian yang sangat tragis di Bandung. Ini akan menjadi pembelajaran untuk kita semua,” tutur politikus PDI Perjuangan itu. Okezone, Kamis (3/9/2015).
Lebih lanjut Ahmad mengungkapkan, aksi sadis tersebut terjadi karena faktor hedonisme. Pasalnya, SF yang berusia 12 tahun 10 bulan dengan mudahnya menghabisi nyawa Prisilia hanya demi sebuah smartphone.
Selain itu, faktor masyarakat yang cenderung individual juga membuat anak-anak kurang perhatian dan perlahan menjauh dari budaya dan tata krama khas masyarkat Indonesia.
“Kasus seperti ini bisa muncul karena faktor individualistis, sementara kebersamaan minimal dengan tetangga itu berkurang. Kita ini punya adat dan budaya yang luhur. Dalam hal ini pemerintah harus menjadi fondasinya,” tukas Ahmad. Okezone, Kamis (3/9/2015).

Dari kasus diatas, kita sebagai pengguna smartphone bisa mengambil sebuah pelajaran yg sangat berharga, khususnya terhadap orangtua saat ini yg seharusnya berperan sebaik mungkin untuk menjaga anak-anaknya dari dampak negatifnya penggunaan smarthphone.

Dan kita sebagai mahasiswa seharusnya bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, terutama dalam menggunakan gadget kita sebagai orang yang berpendidikan seharusnya lebih memakai ke dalam hal-hal yang bersifat positif. Tetapi, semuanya kembali kepada diri masing-masing individunya apakah bisa menggunakan gadget secara bijak atau tidak.



Sekian.. J 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

WAWASAN NUSANTARA

Kisah Pengusaha Sukses

Ilustrasi Usaha Kuadran BCG